15 Okt 2011

Peran Zakat yang Terpendam

Dinegara ini kita lahir, hidup dan menjalani keseharian dengan penuh suka cita. Indonesia adalah Negara yang penuh dengan kemakmuran alamnya(gemah ripah loh jinawi), namun manusia yang berada didalamnya memiliki keadaaan berbanding terbalik dengan itu semua. Masih banyak orang miskin dan terlantar disekitar kita. Kenapa ini semua terjadi pada Negara yang kaya akan sumber daya alam nya?

Padahal kita tahu jumlah penduduk Indonesia pertahun saja bertambah sekitar 4,5juta jiwa. Sampai sekarang sudah berjumlah 241juta jiwa. Tingkat kemiskinan Indonesia menurut bps masih 13,33 persen atau sebanding dengan angka 32juta jiwa. Tentunya jadi pertanyaan kenapa sumber daya manusia yang banyak tidak mampu mengolah sumber daya alam yang tersedia. Malah tingkat kemiskinan semakin besar.

Sedikit pengetahuan untuk mengurai isi sebenarnya tulisan ini. Kemiskinan dan tingkat utang Negara yang semakin bertambah menjadi hal yang harus menjadi perhatian pemerintah. Jangan sukanya hanya memakan gaji dari rakyat tanpa mempersembahkan kinerja yang baik untuk rakyat. Bukan hanya pemerintah saja sebenarnya untuk bisa mengatasi hal tersebut. Masyakarat yang mampu pun seharusnya ikut andil untuk menuntasakan kemiskinan. Pertanyaaan nya apa si yang harus dilakukan masyarakat untuk mengatasi kemiskinan? Jawabnya singkat yaitu dengan sedekah.

Membahas sedekah adalah ajaran yang dianjurkan oleh agama islam. Sedekah sendiri meliputi zakat, infak, wakaf dll. Potensi zakat yang begitu besar untuk dapat menuntaskan masalah kemiskinan. Seharusnya dengan adanya zakat tidak ada orang miskin lagi di Negara ini, tidak ada lagi anak-anak kecil yang menjadi pengemis, tidak ada lagi ibu-ibu yang mengendong anak kecil meminta-minta.

Dengan 1000 dapat mengurangi kemiskinan. Tidak perlu banyak bersedekah cukup 1000/hari maka kita dapat membantu mengatasi kemiskinan. Dalam pemikiran saya jumlah penduduk Indonesia 241juta diambil kira-kira 40juta jiwa yang mampu dan dermawan. Maka dihitung pertahun: 40.000.000 x 30 x 12= 14.400.000.000 juta/ tahun. Bayangkan jika itu terwujud dan terealisasikan. Bombastis. Dengan hanya 1000 perak saja dapat menghasilkan bertriliun-triliun..Dapat dilihat ini lebih dasyat dari hanya sebuah kasus century maupun gayus yang hanya milyaran. daripada mengamburkan uang untuk mengungkap kasus yang hanya sogok sini situ lebih baik buat zakat saja.

Peran zakat yang masih kurang di negeri ini harus dirubah dan diperbaiki untuk menghasilkan manfaat yang besar bagi kehidupan bangsa. Apalagi sebagian besar di negeri ini menganut agama islam dimana zakat menjadi rukun islam. Potensi zakat seharusnya mampu mengangkat kehidupan masyarakat negeri ini dengan banyak masalah yang ada.

Tidak hanya sebagai rukun islam, zakat juga dapat menambah rejezi kita bukan mengurangi rejeki itu yang dijanjikan Alloh SWT pada setiap orang yang iklas berzakat atau bersedekah. Jadi bukan saja pemerintah yang memikirkan permasalahan namun masyarakat juga mampu berperan dalam memerangi kemiskinan.

Sedikit tentang kedasyatan peran zakat yang sebenarnya untuk kehidupan. Berzakatlah maka akan tercipta kehidupan yang lebih baik untuk Negara, bangsa dan masyarakat. Dan tentunya dapatkan pahala serta kesuksesan dari zakat.

Mari kita berzakat..! salam sejahtera untuk seluruh keluarga Indonesia.

Previous
Next Post »

Posting Komentar

Silahkan memberikan Komentar untuk kritik dan saran pada kolom dibawah ini