27 Sep 2013

Surat Imajiner teruntuk Calon Suami

Surat imajiner teruntuk calon suami. Calon pemimpin bagi wanita terindah yang kelak siap dalam keadaan apapun. Calon imam yang mampu bertanggungjawab atas segala kehidupan setelah berjabat tangan dengan wali.

Calon Suami

Dear Kesatria Pemimpin Imanku..

Bagaimana kabarmu hari ini? Baik-baik saja atau begitu istimewa? Semoga kamu masih dalam lindungan Allah SWT.Aku masih menyerukanmu dalam setiap lantunan doa selepas sujudku.
Bagaimana kepemimpinanmu dalam islam? Semoga engkau tetap dimudahkan.
Aku masih sering menjadikanmu sosok tatapan yang penuh arti kehidupan.


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Lama sudah aku tak menemuimu dalam gelapnya mimpi,
Aku tak menemui tegurmu untuk satu khilaf dan salahku,
Sudah tak pernah lagi berjumpa dengan sosok hangatmu,
Sudah hilang mungkin cara mendatangi mimpiku.


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Yang aku tau tentang kamu hanya impian yang tak kekal,
Aku menyelipkan namamu disetiap doa dan sujudku, tentangmu yang belum pasti,
Ketika Allah mendengar aku berharap ia menyetujuinya.
Aku tau engkau pemimpin terbaik dalam rumah tangga kita nanti,


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Aku begitu mendambakan dan berharap engkaulah yang akan duduk bersamaku dimasa tua nanti.
Engkau yang akan bersalaman dengan ayah dan mengucapkan janji suci.
Engkau yang akan menginjak telur dalam prosesi di depan dekorasi dan kakimu yang akan kubasuh nanti.
Aku yang akan menyiapkan semua makanan ketika kau sahur nanti.


Dear kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Aku ingin kau mengisi jemariku yang masih kosong ini,
Mengganti gurat sedih dan gundahku dengan candamu,
Mencoba membuat aku dan engkau menjadi kita,
Membuat bahagia kedua orang tua kita dan anak kita nanti.


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Ketika nanti kau menggapai masa jayamu
Menggapai masamu yang begitu gemilang
Sementara aku masih dalam masa yang entah sampai kapan aku begini
Engkaulah salah satu alasanku bertahan setelah mama ayah dan anak kita nanti


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Entah nanti ayah akan memberikan senyum untukmu atau malah memberikan tatapan sinis
Aku ingin kamu yang pertama kali menyatakan keseriusanmu untuk meminangku
Kamu yang menjadi lelaki pertama yang ayah kenalkan sebagai imamku di keluarga kita
Denganmu aku akan menjadi istri yang berbakti kepada suami


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Sepertinya sedikit mimpi dan keinginanku harus ku kemas dalam peti
Kulihat kesibukanmu mengurusi negeri ini masih sangat jauh untuk memikirkan aku ini
Aku ingin membawamu sebagai lelaki pertama yang ayah berikan nasihat untuk menjaga anaknya ini.
Aku ingin lelaki itu kamu, iya kamu, yang akan menjadi imamku ketika adzan berkumandang nanti.


Dear Kesatria Pemimpin Imanku Nanti..

Datanglah dimimpi dan lamunanku,
Tegur aku yang sudah mulai terlena akan dunia ini kembali,
Hey lelaki yang Allah ciptakan di bumiku ini,
Aku menunggu ketika Allah menyerukan bahwa aku adalah sebagian tulang rusukmu yang takkan tertukar bagaimana pun adanya nanti.
Dan kau menjadi tulang punggungku nanti.


Haii calon ku ..

Kau pasti seiman denganku kan?
Allah SWT, Tuhan kita :)
Aku berharap kamu adalah pria yang shaleh yang benar-benar tepat untuk menjadi imam dalam salat ataupun dalam hidupku..

Aku mohon padamu calonku..

Jangan hisap sebuah batang yang mengeluarkan asap kotor..
Karna sama saja kau akan membunuhku secara perlahan dengan asapmu itu..

calonku sayang..

Aku pasti akan sangat senang sekali ketika kamu pulang salat dari mesjid :)
Aku bisa membayangkannya betapa indah wajahmu saat itu..
Dapat mebuatku tenang melihatmu setelah usai salat dari sana :)


Aku pasti merindukan ketenangan itu ..

Calonku, lagi apa yah kamu disana??
Apa kamu sudah siap mencintaiku selamanya walau nanti aku tak lagi cantik?
Apa kamu akan siap menemaniku selamanya bila nanti aku jatuh sakit?
Dan apa kamu akan selalu sayang bila ada sesuatu yang buruk menimpaku?? Jawab wahai calonku :)

Seperti janjiku saat ini ..

Aku akan ahli memasak hanya untuk imamku ini..
Siap sedia menjadi koki tersayang di rumah kita nanti :)
Akan selalu siap menjadi ibu yang merawat anak kita dengan sepenuh hati :)
Baby siter yang paling cantik yang pernah kamu miliki :)

Mungkin terlihat materialistis..

Tapi calonku sayang, aku berharap kamu seseorang yang memiliki pekerjaan tetap atau dengan bangga menekuni talentmu itu..
Untuk membuat kita mampu bertahan hidup bersama anak-anak kita :) ..

Dan aku janji calonku,.

Jika nanti kamu terjatuh..
Aku akan tetap mendampingimu, tidak akan meninggalkanmu sendirian merasakan sakitnya jatuh hanya karena keuangan berkurang..
Tapi kamu juga harus janji padaku,.
Kamu bukan seseorang yang mudah putus asa dan mudah meniggalkan taggung jawabmu sebagai suami dan ayah ..

Calon pemimpinku..

Aku takut bila nanti kamu hanya manis diawal saja :(
Dan kamu akan melukaiku..
Jika nanti aku salah atau saat kamu sedang ada masalah..Kau akan melampiaskan kemarahanmu padaku..
Jangan calonku :( Aku bukan media pelampiasan amarahmu..
Aku mohon jagalah aku seperti kamu menjaga ibu dan saudari perempuanmu..

Jika aku salah…

Aku mohon kamu tidak akan membentakku :(
Cukuplah diberi nasihat dimana letak kesalahan dan apa yang harus aku lakukan… Mungkin nanti akan terlihat batu diri ini, tapi percayalah…
Aku pasti akan menuruti apa yang akan kau perintahkan calonku :)
Walau aku butuh ketenangan dalam diam..

Aku harap bila nanti aku menangis ..

Pelukanmu yang akan menenangkanku ..
Menghapus lukaku ..
Kau pahlawan buat aku calonku :) dalam keadaan apapun kau tetap MY POWER RANGER :)

Bila nanti aku marah, aku sedih, dan aku kecewa..

Aku harap kamu punya cara jitu untuk mengatasi ini semua..
Jangan biarkan aku berlarut sendirian tanpamu..

Saat aku meminta kamu untuk pergi..

Disaat itu pula aku ingin kamu tetap disini menemaniku..
Walau lagi-lagi aku hanya bisa diam :)
Walau mawar putih disana yang terindah..
Tapi percayalah calonku…
Kehadiranmu akan sangat aku butuhkan, itu lebih indah bagiku..

Sayangku..

Aku tidak akan memaksamu untuk menjadi sosok yang romantis..
Tapi aku yakin jiwa romantisme-mu sebagai laki-laki pasti ada kan?
Setidaknya kau mampu membuat aku terbang ke langit yang paling tinggi..
Karna kau tlah membuatku bangga, akan indahnya dimiliki dan dicintai oleh kamu :)

Aku bukan sebagai pemimpin bagimu..

Aku juga tidak suka bila kamu tidak dewasa..
Jadi jangan bersikap childish dihadapanku..
Aku ingin menjadi dewasa bersamamu..
Bukan membuatmu menjadi dewasa bersamaku..

Imamku sayang..

Aku mau kamu berjanji satu hal padaku..
Kamu tidak akan menikahi wanita lain sampai aku meninggal nanti..
Aku bukan tidak suka dengan poligami..
Tapi aku hanya ingin kamu tau..
Aku benar-benar ingin merawat dan menjaga kamu sendirian..
Tak perlulah ada wanita lain yang menjagamu…

Aku masih sanggup kok calonku sayang :)

Bukankah akan lebih indah bila kehidupan kita hanya ada aku, kamu, dan anak-anak kita nantinya :) bersama keluarga kita tentunya :)

Pasti akan lebih bahagia..

Waktu yang kau punyapun akan lebih banyak bersamaku dan anak-anakmu kan :)

Calonku..

Sekali lagi.. Kamu tidak perlulah berwajah ganteng seperti Dude Herlino untuk menarik perhatianku..
Tapi cukuplah kamu yang apa adanya yang memiliki aura dengan segala karismatik keperdulianmu terhadapku ..
Semoga aku dapat menjadi istri yang tidak akan memberatkan taggung jawabmu di akhirat kelak yahh :)

Semoga kita dapat benar-benar berjalan bersama nanti yah..

Semoga cinta yang kita milikii karna kita teramat mencintai ALLAH SWT :)
Semoga kita akan selalu berpedoman pada AL-Quran dalam menjalani hidup :)
Semoga menikah adalah tujuan kita beribadah karna mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW yah :)
Semoga kita dapat mendidik anak-anak kita yang cantik dan ganteng bersama-sama, dalam akhlak yang mulia :) menjadi anak yang shaleh dan shalehah nantinya :)

Amiin Ya Allah :)

Semoga ini semua ada dirimu yah :) bila ini belum ada pada dirimu, aku akan menunggumu lagi untuk benar-benar melihat kesiapanmu untuk menjadi imam untukku dan calon anak kita :) Tapi bila kamu merasa ini semua beban atau terlalu sulit untukmu, lebih baik kamu mundur saja sekarang :) aku tak apa… aku akan tetap menunggu sosok imamku itu yang dapat membuat aku mellihat dan merasakan indahnya surga bersama imamku :)



http://www.windyaz.com/aku-adalah-kamu/surat-untuk-calon-imamku-tersayang/
http://sekolahpernikahan.ning.com/testimoni/dear-kesatria-pemimpin-imanku-nanti

Previous
Next Post »

Posting Komentar

Silahkan memberikan Komentar untuk kritik dan saran pada kolom dibawah ini