19 Des 2012

Malu Lah ...

Ketika di depan banyak orang lalu ada yang dengan sengaja plotrotin celana kamu. Apa yang kamu rasakan? Malu kah atau tak tahu malu. Hehe.. kalau yang masih waras pasti malu lah dengan apa yang di terjadi seperti itu.

Contoh tersebut adalah sebagian sisi dari rasa malu yang ada dalam diri kita.contoh lain lebih banyak lagi karena hidup itu tidak berdiri tegak tetapi berlari mengejar waktu yang tersisa. Kehidupan hanya berjalan satu kali tidak lebih dan tidak kurang. Dan setiap manusia mempunyai masa didunia berbeda-beda tergantung umur yang ditentukan Tuhan .

Oke next… hidup soal bagaimana berhubungan dangan sesama dengan baik sehingga tercipta kehidupan yang harmonis. Bukan begitu? Setidaknya menjalin persaudaraan yang baik dengan orang sekitar. Orangtua, saudara kerabat dan teman sejawat terutama itu sih. Terus bagaimana hubungan dengan Tuhan apa sudah baik? Apa tidak pernah berhubungan sama sekali hanya meminta tanpa memiliki rasa malu.

Malu lah sama Tuhan kalau kita hanya meminta terus, terus dan terus. Disaat itu juga kita belum mendekat pada Tuhan. Mempersembahkan yang terbaik untuk tuhan. Meminta agar dikabulkan itu tidak gratis karena sesuatu terjadi pasti ada sebab akibatnya.  Yang sudah beribadah rajin saja kadang doanya belum dikabulkan saat itu juga apa lagi yang ibadahnya senin kamis.

Malu lah jika masih memiliki rasa, Tuhan itu selalu merekam kegiatan kita dimana pun berada karena tidak akan lalai dan maha melihat. Tuhan sebenarnya rindu pada kita tetapi sayang nya kita melalaikan itu. Kadang perbuatan yang kita lakukan hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan koridor yang ditentunkan oleh hukum Tuhan. Sudah jelas hukum itu ada di Al quran dan Hadist namun tetap saja melanggar ataupun tidak melaksanakan. Seenaknya sendiri meminta yang terbaik? Apa tidak salah bersikap seperti itu?

Malu lah dengan Tuhan, sudahkah kita memantaskan diri untuk mendapat apa yang kita inginkan? Kalau sudah memantaskan diri dengan berusaha, doa, mendekatkan diri pada Tuhan, berarti patut untuk mendapat hadiah keberhasilan dari Tuhan. Tuhan maha adil tetapi kadang manusia melalaikan tugasnya.

Jika masih mempunyai rasa malu lah, terutama pada Tuhan bukan pada manusia. DIA tuhan mu yang menciptakan mu dengan segumpal tanah lalu menjadi segumpal darah kemudia segumpal daging di dalam rahim ibu mu. Jangan beralasan jika belum mendapat hidayah dan kemudian belum melaksanakan perintah-perintah Tuhan. Malu lah padahal sudah tahu mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.

Previous
Next Post »

Posting Komentar

Silahkan memberikan Komentar untuk kritik dan saran pada kolom dibawah ini