7 Nov 2012

Tidak Ada Guru Killer Tetapi Guru Penyayang

Guruku
Ilustrasi Guru Mengajar
Pada waktu SMA banyak berhadapan dengan guru yang mempunyai karakter sifat berbeda-beda. Ada yang ramah, ada yang humoris dan ada pula yang keras. Dengan mengampu mata pelajaran masing - masing para guru tersebut terlihat sifat aslinya saat berhadapan dengan siswa. Namun banyak murid yang tidak menyukai dari sekian banyak guru.

Siswa merasa nyaman dan enak di ajar oleh seorang guru yang menunjukan perhatian dan mengajar dengan penuh kesabaran. Tidak dipungkiri seorang guru yang killer jadi tidak disukai oleh siswa. Alasannya juga jelas karena rasa takut siswa terhadap guru yang punya karakter seperti itu. Ini berdampak juga pada hasil nilai akhir siswa pada mata pelajaran yang diajarkan.

Alasan kenapa guru itu killer, menurut seorang guru yang pernah saya Tanya tentang karakter guru yang killer. begini jawabannya; Sebenarnya guru itu killer karena takut anak didik nya tidak memenuhi target belajar yang diajarkan dan untuk mengajarkan disiplin yang penuh pada Siswa. Namun dibalik itu, guru sangat sayang pada siswa yang menjadi tangung jawab kami untuk menyalurkan ilmu.  Jadi guru killer itu semata untuk kebaikan siswa, tetapi siswa yang susah untuk menerima karakter guru seperti itu. Tidak ada maksud untuk memarahi siswa tetapi untuk siswa yang lebih baik. Itu kata seorang guru yang pernah saya tanya. Kemudian saya tanya balik, pak kan akan mempengaruhi penilaian siswa terhadap guru dan membuat siswa jadi malas diajar guru killer. Imbasnya juga pada nilai akhir siswa yang jelek. Tanggapan bapak soal itu bagaimana? Itukan resiko sebagai guru, penilaian siswa bisa berbeda-beda. Kami sungguh sayang pada siswa dan sikap kami yang killer itu untuk kebaikan siswa. Jadi siswa tidak perlu takut sebenarnya, patuh pada perintah guru maka tak akan ada lagi killer.

Meneliti percakapan dengan seorang guru diatas maka saya dapat simpulkan bahwa guru killer itu adalah sebab dari sikap siswa yang cenderung tidak mematuhi perintah guru. Contohnya tidak mengerjakan PR, susah diatur saat Kegiatan Belajar Mengajar, ataupun bersikap tidak senonoh pada siswa lain. Seorang guru sebenarnya sayang pada siswanya tetapi siswa tidak mengerti sikap guru.Siswa seharusnya mengerti dan tahu apa yang dimau oleh guru yang sedang mengajar. Bukan malah asyik bercanda dengan teman dikelas atau pun ngobrol saat diskusi. Itu akan memicu killer seorang guru terhadap siswa.

Patuhi peraturan yang berlaku saat mengajar atau saat di sekolah karena guru akan senang melihat siswa yang patuh dan juga pandai sehingga image killer itu akan hilang. Image killer guru akan melekat pada siswa yang bersikap tidak patuh dan tidak disiplin. Tidak ada guru yang killer dalam mengajar di sekolah. Tenang saja guru itu selalu ingin menjadikan seorang siswa menjadi pintar dan disiplin untuk kehidupan bermasyarakat kelak.

Sikap guru killer akan tidak ada lagi di dunia pendidikan jika siswa mau menurut dan patuh pada peraturan yang ditetapkan. Bersikap hormat pada guru ketika mengajar, karena guru tidak mau yang diajarkan hanya sia-sia saat siswa sibuk dengan kegiatan masing-masing dan tidak memperhatikan apa yang sedang diajarkan.  Bersikaplah sebagai siswa yang menjadi tauladan untuk siswa lain dan guru akan menyanjung sikap siswa.

Guruku adalah pahlawanku bukan guruku adalah musuhku. Itulah yang harus di mengerti siswa sebagai tindakan guru yang killer. Semoga siswa mengerti sikap guru killer. 

Previous
Next Post »

1 comments:

Galih delete 8 November 2012 08.20

Wah.. benar,
setuju gan, prestasi siswa dipengaruhi oleh kecintaannya pada guru yg bersangkutan :D

nice info, ditunggu nongkrongnya dan komennya di post ane :D

Poskan Komentar

Silahkan memberikan Komentar untuk kritik dan saran pada kolom dibawah ini