27 Nov 2012

Jadilah Mata Analisa dan Otak Eksekutor

Bicara analisis pastinya kerjaannya melakukan riset analisa. Analisa apa saja sih yang bisa dilakukan? Pertanyaan bodoh menurut saya. Analisa itu harus dibangun di awal sebuah rencana. Apapun rencana itu. Tidak tergantung pada bisnis, ekonomi ataupun politik. Contoh saja analisa pada seseorang. Analisa ini bisa dengan melalukakan analisa ekspesi wajah, bagaimana bersikap, bentuk tubuh. Nah dari hasil tersebut ditemukan hasil analisa dari proses analisa.

Bagi seorang yang bergelut di dunia bisnis, analisa sangat diperlukan untuk menentukan apakah segmen pasar yang akan di targetkan, target penjualan, ataupun target omzet. Jika awal membuka bisnis tanpa ada analisa, seperti membuat sesuatu tapi tanpa tujuan. Sebegitu pentingkah analisa? Ada sebagian orang yang menganggap, analisa hanya akan menghambat aksi kita tetapi, Menurut saya penting karena dengan adanya analisa kita jadi tahu bagaimana selanjutnya arah bisnis. Di sini kita membicarakan dalam lingkup bisnis ya. Oke! Lanjut…

Setelah analisa dengan detail bagaimana harus dijalankan, saat nya eksekusi hasil analisa itu. Wujudkan dalam bentuk nyata. Percumakan kalau Cuma bisa analisa tetapi eksekusinya tidak ada. Sama aja seperti burung yang mencari makanan tetapi tidak tahu yang ada makanan dimana.

Lebih dari lima motivator yang mengatakan kalau aksi atau action bisa disebut juga eksekusi itu sangat penting saat dihadapkan untuk memulai sesuatu yang baru. Keberanian sangat berperan untuk seorang eksekutor. Keberanian tidak lepas dari otak kita untuk memprogram eksekusi hasil analisa. Berani analisa juga harus berani esksekusi. Tuhan tidak butuh analisa kita tetapi tuhan butuh eksekusi kita untuk melihat bagaimana keseriusan usaha kita. Maka jadilah mata seorang analisa dan Otak eksekutor.


Previous
Next Post »

Poskan Komentar

Silahkan memberikan Komentar untuk kritik dan saran pada kolom dibawah ini