10 Okt 2012

Waktu Akan Membunuhmu


waktu
Setiap hembusan nafas, waktu belum terasa hilang tetapi kadang setelah melihat jarum jam waktu itu ibarat banteng yang akan membunuh mu. Di mana waktu akan selalu berjalan seiring dengan apa yang terjadi dalam setiap detiknya. Detik ini mungkin masih seperti ini tetapi mungkin detik-detik selanjutnya akan berubah dan pasti berubah.

Diantara detik waktu yang hilang sudahkah melakukan sesuatu? Apakah detik waktu itu terbuang sia-sia sampai membunuhmu? Ini mungkin hal sepele oleh anggapan orang tetapi cermati detik, menit, jam, siang dan malam akan selalu berganti dengan saat cepatnya. Kenapa cepat? Ya karena kita hidup dikehidupan ruang dan waktu.

Pagi ini dan pagi yang telah berlalu menunjukan waktu itu ibarat banteng siap menyeruduk. Cepat, gesit dan jika tidak menghindar akan terjadi resiko yang tidak di inginkan. Kehidupan mungkin hal biasa yang di jalani oleh semua makhluk di dunia. Namun apa sudah memanfaatkan waktu yang singkat ini?

Jilka waktu terus memburu mu apa hanya diam berpangku tangan dan pasrah. Oooh… sangat tidak akan bermakna hidup mu . masih banyak hal yang perlu di jalankan dan dilakukan bukan? Belum menikmati masa jayamu di dunia kan atau menabung pahala di kehidupan kekal nanti. Sebenarnya itu yang perlu dilakukan agar waktu mu tidak membunuhmu dengan kejam.

Lain jika cepat memanfaatkan waktu untuk bergegas memulai mewujudkan impian. Akan sangat berharga waktu itu. Hanya orang-orang bijaksana yang mampu bertarung dengan waktu. Sampai akhirnya dialah pemenang sejati. Waktu akan kalah dari mu jika mampu melakukan setiap jengkal perjalanan waktu dengan manfaat.

Petarung sejati tidak akan mudah di bunuh oleh waktu karena dia tahu apa yang harus dilakukan disetiap detikan jarum waktu. Memaknai waktu dengan penuh harga . sampai mengibaratkan waktu bagaikan uang. Namun jika hanya berpasrah lambat atau cepat waktu yang akan membunuh mu hingga tak berdaya. Dan di kehidupan nanti hanya ada penyesalan. Apa itu yang di dapat?

Mungkin kita semua ingin jadi petarung sejati atau malah pecundang? Itu tergantung waktu yang kita gunakan untuk apa. Ayo sebagai makluk paling bermartabat, gunakan waktu sedikit pun untuk hal yang berguna. Jangan sampai waktu membunuhmu.

Previous
Next Post »

1 comments:

farhan delete 13 Oktober 2012 17.54

tulisan yang menarik. waktu akan terus berputar kalau kita diam akan tertinggal. teruslah bergerak...

salam blog walking, mampir ke blog saya yah...

Poskan Komentar

Silahkan memberikan Komentar untuk kritik dan saran pada kolom dibawah ini